Pada Ahad malam (18/1), pasukan pendudukan menahan beberapa jamaah shalat di dalam masjid tua di desa Kafr Ni’mah, sebelah barat Ramallah di Tepi Barat. Kantor berita Palestina, WAFA, mengutip sumber yang mengatakan bahwa pasukan pendudukan menyerbu Kafr Ni’mah, mengepung masjid, dan menahan para jamaah shalat di dalamnya. Mereka juga menembakkan granat kejut dan gas air mata di daerah sekitarnya, bahkan di seluruh desa, sehingga menyebabkan ketakutan yang meluas di kalangan penduduk, terutama perempuan dan anak-anak. Sumber tersebut menambahkan bahwa pasukan pendudukan juga memperketat langkah-langkah keamanan mereka dan mencegah orang-orang mendekati masjid.
Sebelumnya, pasukan pendudukan memutuskan untuk melarang Syeikh Mu’taz Abu Suneinah, imam Masjid Ibrahimi, dan direktur serta kepala pengurusnya (yang bertanggung jawab melayani dan mengelola tempat ibadah itu), Hammam Abu Murkhiyah, dari masjid yang terletak di kota Hebron di Tepi Barat bagian selatan, selama 15 hari, tanpa menjelaskan alasannya.
Entitas Yahudi, adalah tumor ganas seperti kanker di jantung negeri-negeri Islam, jika ia tidak diberantas hingga ke akar-akarnya, maka ia akan menyebar ke seluruh tubuh. Saat ini, satu-satunya dokter yang mampu mengangkat kanker ini dari tubuh umat Islam adalah para penguasa dan militer di bawah komando mereka. Namun, sayangnya, para penguasa itu sendiri telah menjadi tumor ganas, dan tidak ada harapan yang dapat digantungkan pada mereka untuk memberantas penyakit yang telah menyebar ke seluruh jantung umat ini.
Sungguh, militerlah satu-satunya kekuatan yang mampu memberantas hingga ke akarnya. Selama milter tidak bertindak apa-apa, maka kanker ini akan terus menyebar dan kejahatannya akan terus berlanjut. Oleh karena itu, umat Islam harus bersuara lantang, menyeru putra-putra mereka di dalam militer, dan membangkitkan orang-orang yang tulus ikhlas di antara mereka untuk memenuhi kewajiban mereka dalam memberantas entitas tumor ganas ni dan membersihkan tubuh umat darinya (hizb-ut-tahrir.info, 19/1/2026).
Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat