Palestina Masih Dijajah, Solusi Syar’i dan Tuntas: Jihad dan Khilafah
MediaUmat – “Palestina Masih Dijajah, Solusi Syar’i dan Tuntas: Jihad dan Khilafah.” Itulah salah satu tulisan yang tertulis dengan jelas dalam spanduk yang dibentang di mobil komando yang memimpin ribuan massa masirah dari Pasar Lama Kota Serang ke Alun-Alun Kota Serang, Ahad (9/11/2025) pagi.
Spanduk lain yang dibawa massa, di antaranya bertuliskan Palestina Belum Merdeka; Jihad & Khilafah Will Free Palestine, dan Diamnya Penguasa atas Genosida Palestina: Kehinaan Dunia dan Akhirat, ikut mewarnai jalannya aksi yang berjalan tertib dan aman.
Para orator pun bergantian berorasi di atas mobil komando tersebut. Orator Surahman menegaskan, “Kita tidak boleh diam berkaitan dengan masalah Palestina, karena diamnya kita atas penjajahan Israel berarti mengkhianati nurani kemanusiaan!”
Orator lainnya, Dicky Hermawan mengingatkan, gencatan senjata hanyalah rekayasa untuk meredam perjuangan.
Sedangkan Ahmad Latief, orator juga, mengutip hadits tentang betapa besarnya nilai jiwa Muslim yang terbunuh tanpa hak. Sementara, orator Novri al-Pariamani menyampaikan beberapa langkah untuk menunjukkan kepedulian terhadap Palestina.
Puncak orasi disampaikan oleh empat pembicara. Ustadz Agus Hermawan menyampaikan duka Palestina disebabkan karena penguasa negeri Muslim tidak menggunakan hukum Allah.
Kiai Wijaksana menyebut Palestina masih terjajah karena umat terpecah dalam bingkai nasionalisme.
Sementara Ustadz Maulana menegaskan, komando khalifah bisa melenyapkan Israel, melengkapi apa yang disampaikan Kiai Anwar Abdurrahman tentang pentingnya umat memiliki kekuatan sendiri dalam membela Palestina.
Puisi dan aksi teatrikal Suara al-Quds menambah semaraknya aksi. Peserta tampak terharu—banyak yang meneteskan air mata. Semakin meneguhkan komitmen untuk terus menyerukan pembelaan terhadap Palestina
Aksi ditutup pada pukul 11.00 dengan doa untuk kaum Muslim dan Palestina.[] MAF
Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat