MSPI Pertanyakan Peran Dunia Islam dalam Ketegangan Taiwan

MediaUmat Peneliti MSPI (Masyarakat Sosial Politik Indonesia) Dr. Riyan, M.Ag. mempertanyakan peran Indonesia dan para pemimpin dunia Islam di tengah ketegangan antara Cina dan Amerika Serikat melalui proksi Taiwan, sehingga tidak sekadar menonton atau tidak peduli mengingat potensi kekuatan umat Islam sangat besar.

“Apakah yang dapat dilakukan oleh Indonesia dan para pemimpin dunia Islam di tengah ketegangan antara Cina dan Amerika melalui proksinya, yaitu Taiwan? Sehingga, kita tidak hanya sekadar menjadi penonton atau bahkan tidak peduli mengingat potensi kekuatan umat Islam dan dunia Islam khususnya sangat besar,” ungkapnya dalam siniar Cina Latihan Pengepungan, Taiwan Siaga Perang, Jumat (9/1/2026) di kanal YouTube Khilafah News.

Pasalnya, jelas Riyan, dunia Islam sekarang masih terpecah-belah dan tidak memiliki pengaruh dalam berbagai konflik internasional, berkebalikan dengan dulu ketika masih bersatu dalam  naungan khilafah Islam.

“Hanya sayang, sekarang masih terpecah belah dan tidak memiliki pengaruh untuk menjadi subjek dalam berbagai konflik internasional, sebagaimana ribuan tahun yang lalu ketika kekuatan Islam dan kaum Muslimin benar-benar diperhitungkan yang direpresentasikan dengan negara khilafah Islam,” jelasnya.

Sebelumnya dikabarkan, Xi Jinping menyampaikan, Cina telah melakukan latihan militer besar-besaran di sekitar Taiwan pada 29 Desember 2025. Simulasi tersebut dilakukan dengan skenario pengepungan dan pemblokiran pelabuhan utama Taiwan. [] Imam Wahyono

Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat

Share artikel ini: