Dalam Fath al-Bāri Syarh Shahīh al-Bukhāri, karya Ibnu Hajar al-Asqalani, disebutkan—dengan beberapa modifikasi—dalam bab tentang menyingkirkan hal-hal yang membahayakan dan menganggu:
Dari Abu Hurairah radhiyallāhu’anhu, bahwa Rasulullah shallallāhu ‘alaihi wa sallama bersabda:
»يُمِيطُ الْأَذَى عَنِ الطَّرِيقِ صَدَقَةٌ«
“Dan engkau menyingkirkan gangguan dari jalan adalah sedekah.” (HR. Bukhari).
Islam yang sejati menyerukan akhlak yang baik dalam semua aspek kehidupan. Jika seorang Muslim berjalan di jalan, lalu ada (menemukan) sesuatu yang membahayakan dan mengganggu, maka ia akan menyingkirkan bahaya dan gangguan tersebut, serta menjauhkannya. Jika ia mendengar sesuatu yang mungkar (salah), maka ia akan berdiri untuk memerintahkan yang benar dan melarang yang salah. Jika ia menyaksikan situasi yang membutuhkan intervensi dan bantuan, maka ia akan maju untuk melakukannya. Begitulah yang diajarkan Islam kepada kami, dan seperti itu pula kami menyikapi semua masalah kehidupan.
Ketika kita berbicara tentang menyingkirkan bahaya dari jalan, maka sebenarnya kita tengah berbicara tentang menyingkirkan para penguasa dari jalan kaum Muslim dan dari kehidupan mereka. Adakah bahaya yang lebih besar daripada para penguasa umat ini, yang telah bertindak terlalu jauh dalam menumpahkan darah umat Islam dan menodai kehormatannya? Mereka mengkhianati umat dengan cara yang belum pernah tercatat dalam sejarah sebelumnya, bahkan dalam pengkhianatannya, mereka menetapkan preseden paling biadap yang belum pernah dikenal kaum Muslim sepanjang sejarah mereka.
Oleh karena itu, mereka sepantasnya menerima tingkat kemerosotan moral ini, mereka benar-benar merupakan bahaya terbesar, sehingga hal ini membenarkan upaya kita untuk menyingkirkan mereka. Maka marilah, wahai kaum Muslim, kita berjuang bersama dengan individu-individu yang tulus dan berdedikasi yang berupaya untuk menyingkirkan dan melenyapkan mereka, serta mengangkat seorang penguasa, Khalifah, yang dibaiat untuk menerapkan Al-Quran dan Sunnah, sehingga ia akan membimbing umat menuju samudra kehidupan yang diwarnai keselamatan, kedamaian dan kedudukan yang tinggi.
Ya Allah, segerakanlah tegaknya Khilafah Rasyidah ‘ala minhājin nubuwah di tengah-tengah kita, yang akan mempersatukan kaum Muslim dan mengakhiri semua penderitaan dan ketakutan yang menghantui mereka. Ya Allah, terangi bumi ini dengan cahaya wajah-Mu yang Mulia. Allāhumma Āmīn, Āmīn. [] Abu Maryam
Sumber: hizb-ut-tahrir.info, 17/12/2025.
Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat