Ketika Para Pendukung Kebebasan Bersuara, Mereka Mengungkap Kegagalan dan Kepalsuan Demokrasi

Trump menggunakan istilah yang merendahkan untuk menggambarkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Minnesota dari Partai Demokrat, Ilhan Abdullahi Omar dan warga Somalia, dengan mengatakan pada hari Selasa (2/12) bahwa warga Somalia di Minnesota “tidak berkontribusi apa pun”. Ia menambahkan bahwa Amerika Serikat berada di “titik balik”, dan melanjutkan, “Kita mungkin akan mengambil jalan ini atau itu, dan kita akan mengambil jalan yang salah jika kita terus membawa sampah ke negara kita. Kita tidak ingin mereka berada di negara kita. Biarkan mereka kembali ke tempat asal mereka dan memperbaiki keadaan” (arabic.cnn.com, 3/12/2025).

Ketika para pendukung kebebasan berbicara, mereka mengungkap kegagalan dan kepalsuan demokrasi. Kebebasan yang membuat Trump menyerang rakyat Somalia dan anggota kongres Somalia di Amerika tanpa memandang statusnya, padahal ia berkuasa melalui pemilihan umum, bukan dengan paksaan. Ketika ia berbicara, ia berbicara dengan lidah seorang kafir arogan yang ingin menunjukkan kepada orang-orang apa yang ia lihat, dan ia lupa atau pura-pura lupa bahwa merekalah yang memperjuangkan hak-hak perempuan dan kebebasan.

Di sini, Trump menunjukkan sifat aslinya dan menyingkap kapitalisme yang busuk apa adanya. Trump sangat peduli dengan rasisme, tirani, dan individualisme di negara ini, beserta kendali, perundungan, dan kekuatan senjata hingga ia mencapai tujuannya. Sehingga siapa pun yang melihatnya berbeda, maka ia buta dalam penglihatan dan wawasan. Di sini, seorang anggota Kongres perempuan tidak luput darinya, hanya karena ia seorang Muslim keturunan Somalia. Jadi, haruskah kita, kaum Muslim, bergantung padanya ketika kita berada di negeri kita sendiri, dan dalam pandangannya, kita menjadi penghalang untuk mencapai tujuannya?

Maha Benar Allah SWT yang berfirman:

﴿قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاءُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ﴾

Sungguh telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang tersembunyi di hati mereka lebih jahat.” (TQS. Ali Imran [3] : 19). []

Sumber: Sumber: hizb-ut-tahrir.info, 5/12/2025.

Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat

Share artikel ini: