Jurnalis: Board of Peace, Tameng Diplomatik bagi Israel

 Jurnalis: Board of Peace, Tameng Diplomatik bagi Israel

MediaUmat Redaktur Pelaksana (Redpel) Tabloid Media Umat Mujiyanto menilai Dewan Perdamaian (Board of Peace) untuk Gaza buatan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dirancang sebagai tameng diplomatik bagi Israel.

“Lebih jauh, Board of Peace berfungsi sebagai tameng diplomatik bagi Israel,” tuturnya kepada media-umat.com, Selasa (27/1/2026).

Dengan adanya badan internasional ini, jelas Mujiyanto, Israel bisa berkata kepada dunia, “Kami mendukung perdamaian.”

“Padahal blokade masih berlangsung, serangan masih terjadi dan penjajahan tetap dipertahankan,” terangnya.

Negara-negara Arab dan Muslim yang ikut serta pun, sebut Mujiyanto, berada dalam posisi memalukan. Mendanai dampak kejahatan, tanpa berani menuntut pertanggungjawaban pelaku.

“Inilah bukti pengkhianatan para penguasa itu atas tanah suci Palestina,” ujarnya.

Jika dibiarkan, kata Mujiyanto, maka ke depan siapa pun bisa menghancurkan sebuah wilayah, lalu meminta pihak ketiga membangun kembali atas nama “perdamaian”.

“Ini preseden berbahaya,” tegasnya.

Perdamaian sejati, lanjutnya, tidak lahir dari badan buatan Washington, apalagi dari desain elite yang berpihak.

Perdamaian, sambungnya kembali, hanya mungkin jika penjajahan diakhiri, pelaku kejahatan diadili dan rakyat Palestina diberi hak penuh menentukan masa depannya.

“Tanpa paksaan, tanpa manipulasi dan tanpa transaksi politik murahan,” tukasnya.

Terakhir, ia menegaskan, Board of Peace bukanlah solusi, melainkan legitimasi baru bagi kolonialisme lama.

“Sejarah selalu mencatat: perdamaian yang dibangun di atas ketidakadilan hanya akan melahirkan konflik yang lebih panjang,” tandasnya.[] Nur Salamah

Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat

Share artikel ini:

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *