Hasbi Aswar: Tidak Perlu Berlebihan Tanggapi Kemenangan Mamdani
MediaUmat – Pengamat Hubungan Internasional dari Geopolitical Institute Hasbi Aswar, Ph.D. berujar, umat Islam tidak perlu euforia berlebihan dalam menanggapi kemenangan Zohran Mamdani sebagai wali kota Muslim pertama di New York City, Amerika Serikat.
“Kita cukup memandang Zohran Mamdani ini adalah bagian dari Amerika Serikat saja. Kita tidak perlu euforia berlebihan,” ujarnya dalam Kabar Petang: Zohran Mamdani Suara Baru Politik yang Mengubah AS? di kanal YouTube Khilafah News, Rabu (3/12/2025).
Meskipun Muslim, lanjut Hasbi, pandangan politik Mamdani tetap sejalan dengan platform liberal Partai Demokrat.
“Mamdani, walaupun dia Muslim, tapi ternyata dia juga pro kebebasan individu,” ungkapnya.
Mamdani, tegas Hasbi, tidak mungkin menjadi anggota Partai Demokrat jika tidak mendukung kebebasan individu. “Dia enggak mungkin menjadi anggota Demokrat kalau dia tidak pro kebebasan,” sebutnya.
Partai Demokrat, ungkapnya, dikenal dengan ideologi liberal yang pro perkawinan sejenis, aborsi, dan hal-hal lain yang liberal.
Selain itu, Hasbi menerangkan, sebagai wali kota, Mamdani juga adalah bagian dari struktur politik demokrasi kapitalisme Amerika Serikat yang sangat dipengaruhi kepentingan modal dan oligarki.
“Mamdani tidak akan kuat menghadapi berbagai tekanan oligarki dan sistem politik yang ada di Amerika Serikat, dan pada akhirnya dia akan berkompromi dengan kondisi itu,” terangnya.
Hasbi menegaskan, identitas Mamdani sebagai wali kota Muslim di Amerika Serikat tidak otomatis mewakili kepentingan Muslim dan harus dinilai dengan perspektif yang tepat.
“Ya, saya kira kita sebagai Muslim harus menilainya dalam bacaan Islam,” ujarnya.
Ia pun meyakini perkembangan politik Mamdani ke depan tidak akan melangkah lebih jauh untuk kepentingan Islam dan umat Islam.
“Kalau tidak percaya dengan perkataan saya, amati saja langkah-langkah yang terjadi dan pada akhirnya kita tahu,” tutupnya.[] Muhar
Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat