MediaUmat – Pengamat Hubungan Internasional dari Geopolitical Institute Hasbi Aswar, Ph.D. mengatakan, umat Islam tidak boleh berhenti menyuarakan kezaliman Zionis dan kezaliman para pemimpin Muslim yang abai terhadap Palestina.
“Kaum Muslim tidak boleh berhenti terus menyuarakan persoalan kezaliman Zionis dan kezaliman para pemimpin Muslim yang abai terhadap Palestina,” tuturnya kepada media-umat.com, Ahad (24/8/2025).
Hasbi mengungkap, Palestina sekarang sudah dicaplok oleh entitas Yahudi hampir keseluruhan, rencana operasi Netanyahu hanya menambah wilayah yang dicaplok menjadi seluruhnya dengan tambahan tentara yang jumlahnya jauh lebih banyak untuk mengalahkan para pejuang Palestina.
“Sebelum dicaplok total pun, Israel telah membunuhi lebih 60 ribu warga, dan lebih dari dua juta terancam kelaparan akut. Tiap harinya, puluhan bahkan ratusan tewas ditembak oleh tentara laknat Israel tersebut,” ungkapnya.
Hasbi menyayangkan sikap negara-negara sekitar, termasuk penguasa dunia Islam dan negara-negara anggota PBB lain yang hanya bisa menonton dan mengecam.
“Hanya itu yang bisa mereka lakukan sejak hampir dua tahun terakhir ini. Sangat memalukan dan tidak berperikemanusiaan. Khususnya dunia Islam yang tidak sedikit pun mau bertindak nyata membela saudara-saudara mereka yang dibunuhi dan disiksa tiap harinya,” ujarnya.
Ia juga menekankan jahatnya nasionalisme dan sistem sekuler sekarang yang turut berkontribusi merusak persatuan umat Islam dan memperkokoh penjajahan Zionis Yahudi terhadap Muslim.
“Di samping itu, urgensi penyatuan kaum Muslim melalui tegaknya khilafah harus selalu dikumandangkan sebagai satu-satunya solusi untuk menyatukan umat Islam, dan membela Muslim melalui jihad,” tandasnya.[] Achmad Mu’it
Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat