Dokter Lintas Batas Membunyikan Alarm: Korban di Gaza Meningkat Tiga Kali Lipat Setiap Hari
Dokter Lintas Batas (MSF) menyatakan bahwa jumlah korban di Jalur Gaza telah meningkat tiga kali lipat setiap hari sejak dimulainya operasi di pusat-pusat distribusi bantuan yang dikelola oleh Yayasan Bantuan Kemanusiaan Gaza, yang didukung oleh entitas Yahudi dan Amerika.
Muhammad Abu Mughaishib, wakil koordinator medis organisasi tersebut di Gaza, mengutip sebuah unggahan oleh Dokter Lintas Batas di Instagram, di mana ia berbicara tentang situasi bencana runtuhnya layanan kesehatan di Jalur Gaza. Ia menambahkan, “Sistem kesehatan sudah rapuh sebelum perang, dan yang tersisa hanyalah kerangka yang nyaris tak berfungsi.”
Abu Mughaishib menjelaskan bahwa sektor kesehatan Gaza menghadapi teror baru setelah titik-titik distribusi makanan yang didukung oleh entitas Yahudi melalui Yayasan Kemanusiaan Gaza diubah menjadi zona pembantaian. Ia menekankan bahwa lokasi-lokasi ini telah berkontribusi terhadap “tiga kali lipat jumlah korban luka setiap harinya” dibandingkan dengan sebelum lokasi-lokasi tersebut didirikan.
Dengan dukungan Amerika, entitas Zionis telah melakukan genosida di Gaza sejak 7 Oktober 2023, yang meliputi pembunuhan, kelaparan, penghancuran, dan pemindahan paksa. Genosida tersebut telah menyebabkan 61.897 orang syahid dan melukai 155.660 orang, sebagian besar anak-anak dan perempuan. Sementara lebih dari 9.000 orang hilang, ratusan ribu orang mengungsi, dan kelaparan yang telah merenggut nyawa 251 orang, termasuk 108 anak-anak.
Para penguasa kita yang berkhianat terus bungkam meski di depan mata mereka terjadi genosida yang dilakukan oleh entitas Yahudi terhadap rakyat Gaza. Tanggapan mereka tidak lebih dari sekadar kutukan dan kecaman, atau hanya menyerukan kepada komunitas internasional untuk menghentikan genosida. Adapun tentara kita, meski untuknya telah menghabiskan miliaran uang umat, namun mereka masih tetap sebagai hiasan yang disimpan di baraknya, atau mereka dilestarikan hanya untuk melindungi takhta dan kursi para penguasa dari kemungkinan perlawanan umat (hizb-ut-tahrir.ino, 18/8/2025).
Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat