Culik Presiden Venezuela, Trump Tunjukkan Kesombongannya

MediaUmat Pengamat Hubungan Internasional dari Geopolitical Institute Hasbi Aswar, Ph.D. menilai penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang dilakukan pasukan AS saat berada di atas kapal perang USS Iwo Jima menunjukkan kesombongan Trump kepada dunia.

“Trump menunjukkan kesombongannya bahwa ia bisa melakukan apa saja untuk mencapai kepentingan Amerika Serikat, meski melanggar kedaulatan negara lain, termasuk melanggar kesepakatan atau hukum internasional,” ujarnya kepada media-umat.com, Selasa (6/1/2026).

Ini, lanjut Hasbi, sebenarnya adalah untuk kesekian puluh kalinya AS melakukan tindakan seperti ini. “Termasuk di dunia Islam seperti di Irak, Afghanistan, Libya, dan dukungannya kepada Zionis Israel,” ungkapnya.

Ia menilai apa yang dilakukan Trump ini demi kepentingannya sendiri.  “Idealnya jika AS merasa keberatan dengan kebijakan-kebijakan Venezuela yang dianggap melanggar, itu bisa dibawa ke Mahkamah Internasional untuk diproses secara hukum melalui proses investigasi dan pemeriksaan-pemeriksaan,” sarannya.

“Atau bisa juga melalui lembaga PBB melalui pembentukan tim pencari fakta, kesimpulan yang dihasilkan dari itu bisa dijadikan landasan untuk menyikapi potensi-potensi pelanggaran Venezuela,” imbuhnya.

Dengan melihat gaya politik AS yang seenaknya maka, Hasbi mengingatkan dunia Islam agar membangun kekuatan sendiri secara independen dan mampu mengungguli kekuatan militer AS. “Agar dunia Islam tidak lagi menjadi objek perebutan dan eksploitasi negara-negara besar,” tandasnya.[] Achmad Mu’it

Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat

Share artikel ini: