Aktivis: AS dan Israel dalam Posisi yang Makin Guncang

MediaUmat Pernyataan mantan kapten intelijen kontra terorisme Angkatan Darat Amerika Serikat Josephine Guilbeau serangan AS ke Iran yang menewaskan 165 siswi sekolah di Minab ‘merupakan tindakan terorisme’, dinilai menggambarkan AS dan Israel dalam posisi yang makin guncang.

“Sesungguhnya pernyataan kesaksian dari Josephine Guilbeau itu menggambarkan bahwa Amerika Serikat dan Israel dalam posisi yang makin guncang,” ujar Aktivis Muslimah Ustazah Iffah Ainur Rochmah dalam acara Worldview: Muslim Mendukung Iran? di kanal YouTube Iffah Ainur Rochmah Official, Selasa (14/4/2026).

Sebab, menurutnya, sepanjang 1 bulan lebih serangan balasan yang dilakukan oleh Iran dan juga pernyataan-pernyataan yang disampaikan oleh AS seperti mengecam dan mengancam akan melakukan serangan darat serta mendatangkan lebih banyak lagi pasukan amunisi dan seterusnya, ternyata tidak cukup menggentarkan Iran dan bahkan ini menjadi sebuah guncangan yang luar biasa bagi Amerika maupun bagi Israel.

“Kita bisa saksikan bahwa hari-hari ini pemerintah Amerika di dalam negerinya maupun di area di mana warga mereka melakukan demo besar-besaran semuanya menggambarkan hal yang sama,” bebernya.

Demo No Kings ini, lanjutnya, adalah sebuah demo menggambarkan bahwa rakyat mereka tidak lagi memiliki kepercayaan kepada pemerintahnya.

“Tentu saja ini adalah sebuah kesempatan bagi umat Islam khususnya, ya untuk menunjukkan bahwa sesungguhnya apa yang dianggap remeh oleh musuh-musuhnya oleh AS maupun Israel, serangan, kemudian pembantaian, dan juga beragam penindasan yang dilakukan oleh mereka terhadap kaum Muslimin ini tidak akan bisa menghentikan kekuatan yang dimiliki oleh kaum Muslimin, meskipun pun hari ini kekuatan fisik, kekuatan militernya belum bisa dioptimalkan,” tuturnya.

Sebelumnya, mantan kapten intelijen kontra-terorisme Angkatan Darat Amerika Serikat, Josephine Guilbeau, dalam sebuah video yang beredar di sejumlah media, menyatakan bahwa serangan yang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat ke Iran pada 28 Februari 2026, yang dilaporkan menewaskan 165 siswi sekolah di Minab Provinsi Hormozgan Iran, merupakan tindakan terorisme.[] Setiyawan Dwi

Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat

Share artikel ini: