UIY: Mumpung Masih Hidup, Pastikan Ada Andil dalam Perjuangan Islam
MediaUmat – Cendekiawan Muslim Ustadz Muhammad Ismail Yusanto (UIY) mengingatkan kaum Muslim agar tidak menghabiskan hidup hanya untuk urusan duniawi, tetapi memastikan dirinya memiliki andil dalam perjuangan Islam.
“Mumpung kita masih hidup, maka kita harus pastikan andil kita di dalam perjuangan ini,” ungkapnya dalam forum diskusi yang ditayangkan kanal YouTube KEDOE TV bertajuk Dokter Ini Beri Pertanyaan Menohok pada Ust Ismail Yusanto, Rabu (29/4/2026).
Menurut UIY, perjuangan Islam tidak mungkin dijalankan sendirian, tetapi membutuhkan perjuangan berjamaah sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW bersama para sahabatnya.
“Nabi saja berjamaah, apalagi kita,” ujarnya.
Karena itu, UIY mengingatkan umat agar tidak hanya berharap Islam tegak, tetapi juga memastikan dirinya berada di jalan perjuangan yang memperjuangkan Islam sebagai sistem kehidupan.
“Tak masuk akal kalau kita menginginkan kehidupan Islam, tetapi mengikuti kelompok yang tak pernah mencita-citakan kehidupan Islam,” tegasnya.
Kewajiban Kaum Muslim
UIY menjelaskan, dakwah bukan hanya tugas ulama atau aktivis tertentu, melainkan kewajiban setiap Muslim sesuai kemampuan yang dimilikinya.
“Maka yang harus kita lakukan adalah memberitahukan, menyampaikan apa yang sudah kita tahu kepada orang lain. Itulah dakwah,” jelasnya.
Terkait anggapan umat belum siap menerima syariah, UIY menilai kondisi tersebut justru menunjukkan pentingnya dakwah dan pembinaan Islam di tengah masyarakat.
“Kita tidak boleh mengatakan umat tidak siap untuk alasan menolak syariah,” katanya.
Menurut UIY, sekularisme dan kapitalisme selama ini diterapkan begitu saja di negeri-negeri Muslim tanpa pernah mempertanyakan kesiapan umat menerimanya.
“Sekarang kepada kita diterapkan apa? Sistem sekuler, sistem kapitalis. Pernahkah sebelum sistem sekuler, sistem kapitalis itu diterapkan, kita ditanya sudah siap atau belum?” ungkapnya.
Karena itu, UIY menilai kaum Muslim semestinya memiliki keyakinan penuh terhadap syariah Islam karena berasal dari petunjuk Allah SWT dan pasti membawa kebaikan bagi manusia.
“Apakah khilafah dengan penerapan syariat secara kaffah itu pasti baik? Kita harus mengatakan ya. Dari segi keyakinan kita harus mengatakan iya, karena Allah sendiri yang mengatakan bahwa siapa yang mengikuti petunjuk-Nya tidak akan sesat dan tidak akan celaka,” ujarnya.
Menurut UIY, Islam diturunkan bukan sekadar mengatur ibadah ritual, tetapi menghadirkan kemaslahatan dan mencegah kerusakan dalam kehidupan manusia.
“Rahmat itu meraih seluruh kemaslahatan, keadilan, kesejahteraan, keamanan, ketentraman, dan mencegah seluruh keburukan seperti kezaliman dan penindasan,” pungkasnya.[] Zainard
Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat