Seruan Larangan Politik Identitas, Seruan Hipokrit

 Seruan Larangan Politik Identitas, Seruan Hipokrit

Mediaumat.id – Direktur Siyasah Institute Iwan Januar menilai seruan larangan politik identitas sebagaimana disampaikan oleh Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf merupakan seruan yang hipokrit.

“Seruan larangan politik identitas itu hipokrit. Hanya diberlakukan untuk kelompok-kelompok Islam. Selain mereka, bebas,” ungkapnya kepada Mediaumat.id, Senin (31/10/2022).

Yahya Cholil Staquf mengatakan akan melawan pihak-pihak yang memainkan isu agama dan isu primordial untuk mendulang suara dalam pemilu 2024.

Namun, menurut Iwan, Partai Politik (Parpol) yang berada di lingkaran (circle) kekuasaan tidak pernah diusik walau mereka rajin pakai politik identitas.

Menurut Iwan, mereka menjegal dengan larangan politik identitas karena ghirah keislaman umat saat ini terus meninggi. Padahal, mereka sendiri getol jualan identitas Islam untuk dulang suara.

Iwan mengatakan setiap Muslim harus berislam dalam berpolitik karena Islam memuat ajaran politik. Bahkan harus memperjuangkan syariat Islam sebagai solusi persoalan negeri.

Menurutnya, jika parpol Islam tapi tidak memperlihatkan identitas, berarti tidak pede walaupun dengan alasan strategi. Karena itu, ia menegaskan, parpol Islam dan ormas-ormas Islam harus terbuka sampaikan Islam sebagai solusi persoalan negeri.

“Harusnya ormas Islam dan para tokoh Islam berada berseberangan dengan penguasa untuk amar makruf nahi mungkar. Sekali mereka masuk ke circle kekuasaan, habis sudah,” pungkasnya.[] Ade Sunandar

Share artikel ini:

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *