Pamong Institute: Perlu Kebijakan Radikal Atasi Polisi Represif

 Pamong Institute: Perlu Kebijakan Radikal Atasi Polisi Represif

Mediaumat.id – Direktur Pamong Institute Wahyudi al-Maroky menyatakan diperlukan kebijakan radikal di level pimpinan untuk menghentikan tindakan represif yang dilakukan banyak oknum polisi.

“Membutuhkan kebijakan level pimpinan yang sifatnya gradual atau radikal. Kalau tidak radikal, tidak ada perubahan yang signifikan,” ungkapnya dalam acara Benarkah Polisi Kian Represif? tayang secara live di YouTube LBH Pelita Umat, Jumat (21/10/2022).

Menurutnya, kebijakan yang radikal itu adalah kebijakan yang mengakar sampai ke persoalannya. Kalau persoalannya terjadi secara berulang-ulang, maka kebijakannya harus bisa menghentikan pengulangan itu.

Ia juga menyebutkan beberapa contoh yang menunjukkan prilaku polisi yang represif.

“Tindakan represifnya tidak hanya terjadi di lapangan bola, tidak hanya di rumah dinas, bahkan yang di rumah dinas Sambo itu sudah eksekusi bukan represif lagi,” tegasnya.

Dari fakta tersebut, ia menilai, tingkatannya sudah terlalu jauh. Sehingga kebijakan yang diperlukan kebijakan yang sifatnya sistemik.

“Harus dirancang suatu mekanisme supaya tidak terjadi lagi tindakan yang represif tadi,” tandasnya.

Wahyudi menjelaskan bagaimana pencegahannya. “Harus membuat kebijakan dalam seperangkat sistem maupun aturan,” pungkasnya.[] Heni

Share artikel ini:

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *